Sabtu, 25 Oktober 2025

Belajar Kubus dan Balok Jadi Seru! Siswa Kelas VI Eksplorasi Bangun Ruang dengan Cara Kreatif

Pembelajaran Konstruksi dan Visualisasi Kubus dan Balok – Kelas VI



Materi Konstruksi dan Visualisasi Kubus dan Balok merupakan salah satu materi baru di Sekolah Dasar. Materi ini menuntut pemahaman spasial yang baik, sehingga guru perlu benar-benar menguasai konsepnya agar tidak terjadi miskonsepan pada siswa.

Untuk mendukung proses pembelajaran, saya melakukan beberapa kegiatan berikut:

  1. Mengenalkan kembali ciri-ciri kubus dan balok.
  2. Mengajak murid membuat kubus warna-warni dari kertas yang telah disiapkan.
  3. Menyediakan media kubus kecil dan kartu konstruksi kubus sebagai alat bantu.
  4. Menggunakan aplikasi isometric drawing tools untuk membantu visualisasi digital.
  5. Memanfaatkan kertas isometris untuk menggambar kubus dan balok dengan lebih presisi.

Pendekatan yang digunakan tetap mengacu pada Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dengan metode ceramah, cooperative learning, dan demonstrasi.

Tahap Memahami

Pada tahap ini, murid diajak untuk mengingat kembali ciri-ciri kubus dan balok serta mengenal berbagai bentuk jaring-jaringnya.

Guru memberikan contoh konkret menggunakan media kubus kecil. Dan mengajak murid untuk menyebutkan benda benda sekitar yang berbentuk kubus dan balok. Murid juga mengamati perbedaan antara kubus dan balok dari sisi, rusuk, dan titik sudut.

Diskusi dilakukan secara interaktif agar murid dapat menjelaskan hasil pengamatannya dengan kata-kata sendiri.

Tahap Aplikasi

Pada tahap ini, siswa mulai membangun dan memvisualisasikan kubus dan balok:

  • Murid membuat model kubus dan balok dari kertas warna.
  • Menggunakan kartu konstruksi kubus, mereka menyusun bentuk sesuai instruksi.
  • Siswa menggambar kubus dan balok di kertas isometris serta mencoba membuat gambar melalui aplikasi isometrik drawing tools di perangkat yang tersedia
  • Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memahami bentuk, tetapi juga mengembangkan keterampilan spasial dan berpikir logis

Tahap Refleksi

Di akhir pembelajaran, siswa diajak merefleksikan kegiatan dengan menjawab pertanyaan seperti:

  • Apa perbedaan antara kubus dan balok yang kamu temukan hari ini?
  • Apa tantangan saat membuat gambar kubus di kertas isometris?
  • Bagaimana perasaanmu ketika berhasil membentuk kubus dari kertas?

Guru kemudian menyimpulkan hasil pembelajaran bersama murid. Guru menyimpulkan bahwa konstruksi membantu kita memahami bentuk nyata, sedangkan visualisasi membantu kita membayangkan bentuk ruang. Dan pastinya pelajaran ditutup dengan apresiasi atas kerja sama dan ketekunan murid... 🤗




Jenis-Jenis Simpul

Kali ini kelas 6 masuk pada materi Mengenal dan Mengeksplorasi Ikatan dan Simpul dengan mengimplementasikan Pembelajaran Mendalam di kelas 6

Ada tiga tahapan yang dilakukan 
1. Memahami
Dalam proses memahami guru menggunakan metode ceramah, diskusi, dan penugasan. 

2. Mengaplikasikan 
Pada tahap ini, murid diajak untuk mempraktekkan langsung 5 simpul dasar. Setelah itu murid mengeksplorasi simpul tersebut menjadi suatu karya berupa gantungan kunci dan gelang.

3. Merefleksikan 
Di akhir kegiatan, murid merefleksikan pengalaman belajar mereka apa yang mereka pelajari, tantangan yang dihadapi, dan nilai kerja sama serta ketelitian yang mereka rasakan.

Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar keterampilan teknis, tetapi juga mengasah ketelitian, kreativitas, dan kerja sama. 👏✨

#PembelajaranMendalam
#Kelas6Kreatif
#UPTSDN02SeiBejangkar
#BelajarMenyenangkan











 








 

Selasa, 12 November 2024

Call to Action (CtA) Kelas Pertama Mebelgame KOMED Batu Bara 2024: Membuka Wawasan tentang Media Boardgame sebagai Sarana Edukasi

 

Pada Selasa, 12 November 2024, Kelas 1 Mebelgame KOMED Batu Bara sukses menggelar pertemuan pertamanya secara daring dengan tema "Pengantar tentang Media Boardgame". Acara ini diselenggarakan sebagai langkah awal bagi para peserta untuk memahami dasar-dasar media edukatif berbasis boardgame dan potensinya sebagai alat pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Kegiatan ini merupakan Call to Action (CtA) dari KOMED (Komunitas Media Pembelajaran) Batu Bara. 

Dilaksanakan dari pukul 19.30 hingga 21.00 WIB melalui platform Google Meet, kegiatan ini berhasil menarik perhatian para peserta yang antusias untuk belajar. Webinar ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari komunitas KOMED, termasuk Pembina KOMED Pusat yaitu Guru Ira, Pembina Wilayah KOMED Batu Bara Guru Ila, Koordinator KOMED Batu Bara Guru Sariadi, S.Pd., serta pengurus KOMED Batu Bara lainnya. Tak ketinggalan, acara ini juga diramaikan oleh 42 peserta CtA Kelas Mebelgame yang siap menimba ilmu dalam suasana virtual.

Acara dibuka oleh Moderator Mayank Sari Fitricia, S.Pd, yang menyambut seluruh peserta dengan hangat dan penuh antusiasme. Setelah pembukaan, seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu KOMED, menambah rasa kebersamaan dan solidaritas di antara anggota komunitas.

Agar kegiatan berjalan lancar dan penuh berkah, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Guru Zulkifli, S.Pd. Kemudian, Guru Sariadi, S.Pd selaku koordinator wilayah KOMED Batu Bara memperkenalkan komunitas KOMED, menekankan pentingnya inovasi dan kreativitas dalam pendidikan modern, serta peran komunitas ini dalam memajukan media edukasi berbasis boardgame di Indonesia.


Materi Utama: Mengenal Media Boardgame

Acara inti yang dinantikan pun tiba. Citra Amalia, M.Pd., seorang praktisi media pembelajaran sekaligus pengurus KOMED Pusat, memaparkan materi bertajuk "Pengantar tentang Media Boardgame: Definisi dan Contoh-contoh Boardgame Edukatif." Ibu Citra menjelaskan bagaimana boardgame bisa menjadi alat yang efektif dalam pembelajaran. Dengan pendekatan interaktif, boardgame tidak hanya mendalamkan pemahaman konsep tetapi juga melatih keterampilan sosial dan problem-solving.

Melalui contoh-contoh boardgame edukatif yang disampaikan, para peserta mendapatkan gambaran berbagai jenis boardgame yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran di berbagai bidang. Ibu Citra juga berbagi tips tentang cara mengintegrasikan boardgame dalam kegiatan belajar-mengajar untuk menciptakan suasana yang menyenangkan sekaligus mendidik.

Setelah pemaparan materi, sesi tanya jawab dibuka, memberi kesempatan kepada peserta untuk bertanya langsung kepada Ibu Citra. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, mulai dari cara merancang boardgame edukatif hingga tips memotivasi siswa menggunakan media boardgame. Sesi ini berjalan dinamis dan menambah wawasan peserta mengenai implementasi boardgame dalam pembelajaran.



Sebagai penutup acara, seluruh peserta melakukan sesi foto bersama secara virtual, diikuti dengan pengisian absensi sebagai dokumentasi kegiatan. Kelas perdana ini sukses memberi inspirasi baru bagi para peserta tentang potensi boardgame sebagai media edukasi.

Kelanjutan Program Mebelgame KOMED Batu Bara

Setelah pertemuan daring pertama ini, program Mebelgame KOMED Batu Bara akan berlanjut dengan dua sesi berikutnya:

  • Kelas 2: "Manfaat Boardgame dalam Pembelajaran: Mengembangkan Keterampilan Berpikir Kritis, Kolaboratif, dan Menyenangkan". Kelas ini insya Allah akan diadakan secara luring pada Rabu, 20 November 2024. Dalam kelas ini, peserta akan mempelajari bagaimana boardgame bisa membantu mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kerja sama, dan keterlibatan dalam proses belajar. 

  • Kelas 3: "Praktik Langsung (Guru Mencoba Memainkan Boardgame) Sekaligus Panen Hasil Mebelgame". Insya Allah dilaksanakan pada hari Sabtu, 30 November 2024, peserta akan diajak untuk mencoba langsung permainan boardgame yang telah mereka pelajari sekaligus memamerkan hasil kreasi Mebelgame mereka.




Kegiatan kelas Mebelgame KOMED Batu Bara ini diharapkan bisa semakin memperkaya wawasan dan keterampilan para peserta dalam mengembangkan media edukasi yang kreatif dan menyenangkan. Dengan materi yang mendalam dan kegiatan yang interaktif, program ini bertujuan untuk menjadikan boardgame sebagai alat pembelajaran yang efektif di berbagai lingkungan pendidikan.

Senin, 21 Oktober 2024

KOPEL: KOMED PEDULI LITERASI For Kids



Rabu, 9 Oktober 2024 - Dalam upaya mendorong literasi di kalangan anak-anak, KOMED (Komunitas Media Pembelajaran) Kabupaten Batubara melaksanakan kegiatan KOPEL (KOMED PEDULI LITERASI) For Kids. Kegiatan ini mengangkat tema "Petualangan Literasi: Bermain, Belajar, Berkarya," yang bertujuan untuk menumbuhkan minat baca serta kreativitas anak-anak melalui berbagai aktivitas interaktif.

Acara dimulai pada pukul 13.30, dibuka oleh MC, Guru Wulan, yang dengan semangat memandu peserta dalam memulai kegiatan. Selanjutnya, Koordinator KOMED Batubara, Bapak Sariadi, S.Pd, memberikan sambutan hangat. Dalam kata sambutannya, beliau menekankan pentingnya literasi sebagai dasar pendidikan yang kuat bagi anak-anak. Bapak Sariadi juga memimpin doa untuk meminta kelancaran dan keberkahan dalam acara tersebut.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pembacaan dongeng yang dipandu oleh Guru Desi Mayaranis Chaniago. Dongeng yang disampaikan tidak hanya menghibur, tetapi juga mengandung pesan moral yang penting. Melalui cerita yang menarik, anak-anak diajak untuk berimajinasi dan merasakan petualangan yang ada dalam setiap cerita.

Kegiatan berlanjut dengan Dinamika Kelompok, yang merupakan sesi diskusi kelompok dengan menggunakan strategi Fun Literasi Activity (FLA) yang dirancang untuk membuat proses literasi lebih menyenangkan. Dalam sesi ini, anak-anak berpartisipasi dalam berbagai kegiatan literasi yang bertujuan meningkatkan keterampilan literasi mereka. Kegiatan ini bukan hanya menyenangkan, tetapi juga memperkuat pemahaman anak-anak tentang materi literasi yang telah dipelajari.Peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil untuk mendiskusikan tema literasi yang telah diperkenalkan sebelumnya. Dinamika ini memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk berkolaborasi, berbagi ide, dan belajar dari satu sama lain. Dengan bimbingan para guru, seperti Guru Mayank, Guru Desi, Guru Titin, Guru Ridwan, Guru Ila, dan Guru Rahma, anak-anak diajak untuk lebih aktif dalam berdiskusi dan mengemukakan pendapat. 

Peserta kegiatan ini berasal dari tiga sekolah: UPT SD Negeri 02 Sei Bejangkar, UPT SD Negeri 17 Perkebunan Sei Bejangkar, dan UPT SD Negeri 08 Bangun Sari, dengan total 90 peserta. Keberagaman peserta dari berbagai sekolah menunjukkan kolaborasi yang baik dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan literasi.

Kegiatan berlangsung hingga pukul 16.00 dan ditutup dengan harapan dari Bapak Sariadi. Beliau berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus mencintai buku dan aktif berkarya. Diharapkan, setiap peserta dapat membawa semangat literasi ini ke lingkungan mereka, baik di rumah maupun di sekolah.

Dengan kegiatan KOPEL ini, KOMED Batu Bara menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan literasi di kalangan anak-anak. Melalui berbagai kegiatan yang menarik dan edukatif, diharapkan anak-anak tidak hanya belajar membaca dan menulis, tetapi juga mampu berinovasi dan berkarya dengan pengetahuan yang mereka peroleh. Semangat terus menebar kebaikan, Tim Solid KOMED Batu Bara!

https://www.facebook.com/share/p/6XCK6FgC2ZkMGhBz/

Belajar Kubus dan Balok Jadi Seru! Siswa Kelas VI Eksplorasi Bangun Ruang dengan Cara Kreatif

Pembelajaran Konstruksi dan Visualisasi Kubus dan Balok – Kelas VI Materi Konstruksi dan Visualisasi Kubus dan Balok merupakan salah satu ma...