Sabtu, 30 Juli 2022

Yuk Mengenal Pancasila

Salah satu hal penting dalam Kurikulum Merdeka Belajar adalah menanamkan nilai-nilai Pancasila di dalam pembelajaran. Yang dikenal dengan Profil Pelajar Pancasila. Memang dari kelas satu Pancasila sudah diajarkan, namun diawal kelas 4 tidak ada salahnya kita mengupas kembali tentang Lambang Pancasila. 

Awalnya anak-anak membentuk satu lingkaran besar. Untuk menceritakan tentang permainan yang akan dilakukan.

Dengan menggunakan potongan kertas yang berisi lambang disetiap sila Pancasila, isi setiap sila, dan juga angka pada silanya. Anak-anak disuruh untuk memasangkannya dengan benar. Misalnya anak yang mendapatkan lambang bintang harus mencari temannya yang memegang kertas bertuliskan sila 1 dan teman yang memegang kertas yang bertuliskan "Ketuhanan yang Maha Esa". Begitu juga untuk sila ke dua hingga sila ke lima. 




Terlihat mereka sangat antusias dalam melakukan permainan ini. ☺️

Tak terasa bel istirahat berbunyi, dan terdengar celetukan "belum belajar udah main-main". Padahal dari bel masuk tadi mereka sudah belajar tapi gak menyadari bahwa itu adalah belajar... 🤭

Pembelajaran dilanjutkan setelah bel masuk berbunyi. Kali ini mereka akan belajar secara berkelompok. Mengamati bagian-bagian yang ada di Burung Garuda. Seperti jumlah bulu pada sayap, jumlah ekor, dan lain sebagainya.




Pada hari sebelumnya anak-anak sudah diperkenalkan dahulu dengan mewarnai burung Garuda. Jadi akan lebih mudah ketika mereka harus mengamati bagian-bagian dari burung Garuda tersebut.

Setelah itu persentase tugas kelompok dan menempelkan hasilnya di depan kelas. Dan jangan lupa tetap refleksi setelahnya ya...






#merdekabelajar
#merdekamengajat
#kurikulummerdeka

Kamis, 28 Juli 2022

Kacang Hijau vs Toge

"Bu, kacang hijaunya kok tumbuh jadi toge y Bu ?"

"Bu, yang kena matahari daunnya kok hijau?"

"Bu, tanamanku udah panjang kali"

"Bu, tanamanku gak tumbuh"

Ada aja celoteh setiap harinya ketika di sekolah...😁

Kali ini, anak kelas 4 ditugaskan untuk melakukan pengamatan tentang pertumbuhan pada tanaman kacang hijau sekaligus melihat peran matahari pada proses fotosintesis. Hal ini juga merupakan proyek pengembangan profil Pancasila point mandiri dan bernalar kritis. Anak-anak ditugaskan secara mandiri mulai dari menanam hingga merawatnya selama kurang lebih 5 hari. Anak-anak juga diberi ruang untuk melatih berpikir kritis tentang perbedaan yang terjadi antara kedua tumbuhan yang ditanam. Apa saja manfaat dari matahari dan apa yang terjadi jika tidak ada matahari .

Dimulai dari menanam kacang hijau dengan media tissue, anak-anak terlihat antusias untuk mencoba membuatnya sendiri. Sesekali terlihat saling membantu temannya yang mengalami kesulitan. Setelah itu dibuat nama dan tanda "A" untuk tanaman yang diletakkan di tempat yang ada cahaya mataharinya dan tanda "B" untuk tanaman yang diletakkan di tempat yang sedikit/tidak ada cahaya mataharinya. Lalu di bawa pulang ke rumah dan diberikan tugas untuk mengamati dan merawat tanaman tersebut hingga 5 hari ke depan. 






Setelah 5 hari tanaman tersebut dibawa kembali ke sekolah. Kemudian anak-anak diajak melihat perbedaan kedua tumbuhan tersebut. Merefleksikan apa yang terjadi selama 5 hari tersebut, apa perasaan mereka, dan apa saja yang mereka lakukan selama 5 hari terhadap tanaman yang mereka tanam. 


Trus kenapa bisa jadi toge?
Biji kacang hijau disemai jadi kecambah. Kalau kecambah ini diambil terus dimasak atau dijual, jadi sayuran. Kalau ditanam di tanah dan tumbuh, maka akan jadi tanaman yang lama-lama akan muncul buah seperti kacang panjang. Kalau dibiarkan sampai tua bijinya berupa kacang hijau.

Kali ini cukup jadi toge aja ya, walaupun sudah kepanjangan.. 😅

Hasil tanaman yang telah merubah menjadi toge dapat ditambahkan materi tentang manfaat makan sayur-sayuran. Setelah penelitian selesai toge bisa dipanen. Walaupun sudah panjang masih bisa dimakan ya, dicampur ke mie juga enak... ☺️


#kurikulummerdeka
#merdekabelajar
#merdekamengajar

Senin, 18 Juli 2022

Menjadi Peneliti Cilik

Mata pelajaran terakhir biasanya udah malas-malasan dan pengen cepat pulang. Untuk mengantisipasi hal itu kali ini kita coba belajar di luar yuk dengan menjadi Peneliti Cilik. 

Misi peneliti cilik kali ini adalah mengamati bagian-bagian tumbuhan yang ada di sekitar sekolah.

Sama seperti anggota tubuh kita, bagian tubuh tumbuhan juga memiliki peran dan fungsinya masing-masing.

Diawali dengan pertanyaan esensial 

  1. Apa saja bagian tubuh dari tumbuhan ?
  2. Apa fungsi dari setiap bagian tubuh tumbuhan ?
Setelah mendengar arahan dari guru tentang apa yang harus dilakukan siswa dan menuliskan format laporan yang akan diisi di lapangan nanti, siswa diajak keluar kelas untuk melakukan misi tersebut. 

Tetap ada refleksi disetiap pembelajaran, baik oleh siswa ataupun guru.

Refleksi dari siswa untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa terhadap bagian tubuh pada tumbuhan dan perasaan siswa saat pembelajaran berlangsung.

Sedangkan refleksi dari guru, masih perlu belajar untuk bisa mengontrol siswa di lapangan dan menghadapi gangguan dari murid lain. 

#merdekabelajar

#merdekamengajar

#guruharusbelajar


Belajar Kubus dan Balok Jadi Seru! Siswa Kelas VI Eksplorasi Bangun Ruang dengan Cara Kreatif

Pembelajaran Konstruksi dan Visualisasi Kubus dan Balok – Kelas VI Materi Konstruksi dan Visualisasi Kubus dan Balok merupakan salah satu ma...