Jumat, 28 Februari 2020

Pelajaran - Tahukah kamu ???

c


Penyebab Air Laut Terasa Asin
Air laut berasal dari air hujan yang turun yang mengalir melalui sungai-sungai dan pada akhirnya bermuara di laut, setelah itu akan mengalami menguap menjadi awan dan turun kembali menjadi hujan. Sepanjang proses tersebut, air yang mengalir melalui sungai-sungai membawa garam-garam mineral seperti kalium, kalsium, natrium dan lain-lain.
Garam-garam mineral tersebut didapatkan dari batu-batuan serta kerak bumi yang dilalui sepanjang air mengalir. Saat sampai di laut, garam-garam mineral tersebut tetap tinggal sedangkan H2O menguap menjadi awan. Garam-garam mineral yang tinggal inilah yang membuat air laut menjadi asin.
Tingkat keasinan air laut di setiap bagian dunia berbeda-beda, hal ini dipengaruhi oleh keadaan suhu yang berbeda-beda. Sebagai contoh Laut Mati di Israel, karena suhu yang panas, penguapan yang dilakukan pun lebih besar sehingga tingkat keasinan air lautnya semakin tinggi.
Kadar garam Laut Mati sekitar 30% lebih tinggi dibandingkan air laut pada umumnya sehingga airnya pun 9 kali lebih asin dibandingkan air laut biasa.

MENGAPA AIR HUJAN ASIN
Hujan terbentuk karena penguapan air yang ada di Bumi. Seperti diketahui, kumpulan air paling besar di Bumi berada di samudera. Jika air di laut terasa asin, lalu kenapa air hujan tidak? Seperti dilansir dari berbagai sumber, Rabu (18/5/2016), Matahari memancarkan energi ke permukaan Bumi termasuk permukaan laut, dan setiap meter persegi mendapat energi rata-rata sekira 1 kilowatt, sehingga 1.000 joule per detik. Hal ini memberikan energi untuk partikel air di laut dan jelas melarutkan beberapa ion seperti, natrium dan klorida yang menyebabnya laut asin.
Meski molekul air lengket dan tetap berpegang pada molekul air lain karena mereka molekul dipol, sinar Matahari dapat mematahkan ikatan molekul air tersebut, menahannya di dalam air, dan dapat melarikan diri sebagai uap air. Dari sini, uap air menuju atmosfer Bumi dengan membawa kandungan beberapa zat terlarutnya.
Sementara itu, garam yang memiliki massa jenis lebih berat tetap bertahan di laut. Banyaknya konsentrasi garam di laut terus terlarut dengan datangnya hujan atau air dari sungai, namun jumlahnya tidak sanggup membuat air laut menjadi lebih tawar.
Di sisi lain, air yang kita minum tidak terasa asin karena mereka sudah mengalami proses pelapukan saat meresap di dalam tanah atau penyaringan di mana rasa asin dari mineral garam terlalu rendah konsentrasinya di dalam air.


MENGAPA MANDI AIR HUJAN MEMBUAT SAKIT
Jawabannya ternyata adalah benar. Banyak kasus dimana anak-anak maupun orang dewasa yang menerobos hujan saat melakukan perjalanan berujung pada sakit flu, sakit kepala, hingga demam tinggi yang tentu membuat cemas. Bagaimana hal ini bias terjadi? Perubahan suhu yang mendadak, dari suhu kering nan panas ke dingin saat hujan bisa membuat sistem kekebalan tubuh melemah sehingga penyakit layaknya flu, demam, atau sakit kepala bisa menyerang. Sistem kekebalan tubuh juga cenderung mudah untuk diserang penyakit mengingat suhu udara dingin saat hujan berlangsung bisa membuat kita menjadi mudah sakit.
Disamping karena faktor perubahan suhu, air hujan sendiri ternyata bisa menjadi penyebar virus dan bakteri alami sehingga bisa membuat tubuh anda rentan akan serangan banyak virus dan bakteri penyebar penyakit. Air hujan yang cenderung bersifat asam tentu akan sangat berbeda dengan air tanah. Kandungan asam inilah yang diyakini memicu seseorang terkena sakit kepala dan berbagai penyakit lainnya.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Belajar Kubus dan Balok Jadi Seru! Siswa Kelas VI Eksplorasi Bangun Ruang dengan Cara Kreatif

Pembelajaran Konstruksi dan Visualisasi Kubus dan Balok – Kelas VI Materi Konstruksi dan Visualisasi Kubus dan Balok merupakan salah satu ma...