Salam berbagi....
Pada umumnya pada tingkat sekolah dasar para anak didik sudah mengenal perkalian dari kelas satu, namun faktanya sampai kelas 4 pun masih banyak yang belum mampu untuk menghafal perkalian dengan lancar. Sebenarnya wajib menghafal perkalian adalah sebagai pendukung untuk bisa menyelesaikan kompetensi pelajaran selanjutnya. Tergantung bagaimana cara kita sebagai guru agar siswa dapat mengingat perkalian tanpa memaksa mereka untuk menghafal mati perkalian tersebut.
Yang kita ketahui bahwa setiap anak memiliki gaya belajarnya masing-masing. Ada yang gaya belajar dengan melihat, mendengarkan, atau bergerak. Nah, ketiga hal itulah yang saya coba terapkan di dalam kelas.
1. Setiap pagi anak-anak akan bersama-sama untuk mengucapkan perkalian secara lantang.
2. Menyediakan tabel perkalian di meja belajar masing-masing anak dan di depan kelas
3. Membuat bintang Perkalian.
Bintang Perkalian merupakan cara yang dilakukan untuk memotivasi anak untuk melihat pencapaian perkalian yang sudah dihafalnya, sekaligus memotivasi anak untuk saling berlomba mendapatkan bintang. Waktu untuk menyetor perkalian adalah setiap hari Sabtu. Anak diberikan waktu untuk menghafal perkalian di depan kelas, jika sudah lancar akan diberikan bintang yang anak mereka tempel sendiri di tempat yang sudah disediakan.
Sejauh ini, cara yang saya lakukan telah menambah ingatan mereka untuk perkalian. Saya beranggapan bahwa kebiasaan yang dilakukan berulang-ulang akan menempel lebih kuat di dalam ingatan dengan sendirinya tanpa kita paksakan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar